Orang Terkuat Kedua di FIFA Digusur

valcke

Akibat dugaan korupsi, Jerome Valcke akhirnya dibebastugaskan FIFA dari jabatannya sebagai sekretaris jenderal hingga pemberitahuan lebih lanjut, pada Kamis 17 September lalu. Keputusan itu resmi dan langsung dikonfirmasi oleh organisasi sepakbola dunia tersebut melalui laman resminya.

Jerome Valcke sendiri diduga merupakan dalang di balik super mahalnya harga tiket pertandingan Piala Dunia 2014 lalu. Keuntungan yang didapat diyakini masuk kantong pribadinya.valcke2

Dokumen Terlambat Satu Menit, Pemain Gagal Transfer

Dilansir dari The Guardian, Valcke setuju menjual tiket Piala Dunia 2018 Rusia di atas harga normal. Dengan persetujuan itu, Valcke dan kaki tangannya diyakini mendapat “bagian” dari penjualan tiket yang dikelola oleh sebuah perusahaan. Kabar ini dibocorkan oleh perusahaan yang mendapat pembatalan kontrak penjualan tiket untuk Piala Dunia 2014. The Guardian kebetulan mendapat bocoran dokumen yang ditandatangani Valcke tersebut.

Selain korupsi, beberapa kejahatan Jerome Valcke antara lain adalah sebagai berikut:

  1. Diduga terlibat dalam skema untuk menjual tiket Piala Dunia diatas nilai nominal
  2. Masuk pengawasan dalam beberapa bulan terakhir atas perannya dalam suap sebesar $ 10 juta yang diduga ( 6,5 juta), walau yang bersangkutan menyangkal
  3. Uang tersebut sebagaimana dikatakan Jaksa Amerika Serikat dibayar oleh Afrika Selatan untuk mantan wakil presiden FIFA Jack Warner atas imbalan suara dan dukungan selama proses tawar menawarmenjadi tuan rumah Piala Dunia 2010.
  4. The New York Times dan media AS lainnya, mengutip sumber penegak hukum AS, telah mengklaim Valcke adalah “pejabat tinggi FIFA” menandatangani pembayaran.
  5. Pada tahun 2011, Valcke membantah klaim Jack Warner dalam sebuah e-mail perihal Mohamed Bin Hammam “membeli” Putaran Final Piala Dunia 2022 Qatar.

Saat ini, Komite Reformasi FIFA berisi 13 anggota sedang melakukan pembersihan. Komite ini dipimpin Francois Carrard, mantan direktur umum Komite Olimpiade Internasional (IOC). Pada 2 September lalu, komite ini melakukan rapat perdana. Keputusan menonaktifkan Jerome Valcke dipercaya adalah rekomendasi komite ini.

Kini pria berkebangsaan Prancis itu tengah dalam penyelidikan mendalam oleh pihak berwenang dari Amerika Serikat dan Swiss.

valcke3

This post has already been read 452 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>