Sponsor Rokok Dilarang, Ketua IMI Pusing

Sejak tahun 2012 pemerintah membatasi perusahaan rokok untuk mensponsori berbagai event di Indonesia. Hal ini membuat beberapa pihak cemas akan nasib beberapa bidang, salah satunya di bidang olahraga.

Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) DKI Jakarta, Yudiarto, menyatakan kekecewaannya, “Kalau sponsor rokok untuk dunia olahraga dilarang, maka tolong siapkan alternatif penggantinya, atau event olahraga bisa mati,” katanya.

 

 

 

Yudiarto-Berita Sport

Yudiarto pun menjelaskan bahwa setidaknya ada 50 event yang dia selenggarakan di setiap pekannya. Dari 50 event itu, ada 30 perusahaan rokok yang mensposori kegiatan tersebut, dengan nilai ekonomi minimal Rp 100 juta per event.

Belum lagi menghitung banyaknya orang yang terlibat di setiap event, “Totalnya bisa ribuan orang yang terlibat. Belum termasuk yang jualan makanan-minuman, pengurus parkir, penginapan yang dipakai kru-kru pembalap itu, dan banyak lagi,” ucap Tjahjadi Gunawan, seorang promotor olahraga. Jika tidak ada sponsor dari rokok alangkah keruhnya masalah pembiayaan ini.

Pasal 36 pada PP 109/2012 menyatakan, produk tembakau yang mensponsori suatu kegiatan lembaga dan/atau perorangan hanya dapat dilakukan dengan tidak menggunakan nama merek dagang dan logo produk tembakau termasuk brand image, tidak bertujuan untuk mempromosikan produk tembakau.

Apa jadinya nasib event-event olahraga di negara jika tanpa bantuan sponsor dari perusahaan rokok? Beri saya komentar.

Sumber: sports.okezone.com

This post has already been read 538 times!

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>